Momen luar biasa seekor buaya membawa tubuh seorang anak laki-laki, empat, satu mil menyusuri sungai Indonesia

Ini adalah momen luar biasa seekor buaya membawa tubuh utuh seorang bocah lelaki berusia empat tahun ke penyelamat satu mil jauhnya dari tempat ia tenggelam di sungai di Indonesia.

Anak laki-laki – yang disebut media lokal sebagai Muhammad Ziyad Wijaya – telah hilang dua hari sebelumnya di dekat Muara Jawa di provinsi Kalimantan Timur.

Cuplikan mengejutkan dari Sungai Mahakam di Kalimantan menunjukkan buaya raksasa berenang di air sambil menggendong anak muda itu di punggungnya.

Nelayan yang bingung melihat reptil sepanjang 10 kaki saat berenang hampir 700 kaki melintasi teluk muara menuju sebuah perahu.

Anak laki-laki – yang disebut media lokal sebagai Muhammad Ziyad Wijaya (kiri) – hilang dua hari sebelumnya di dekat Muara Jawa di provinsi Kalimantan Timur

Reptil – biasanya salah satu pembunuh paling kejam di alam – menjatuhkan tubuhnya dengan perahu, di mana dua pria terlihat menarik tubuh bocah itu ke atas kapal.

Itu berarti bahwa keluarga dapat dipersatukan kembali dengan putra mereka.

Media lokal melaporkan tidak ada bekas gigitan di tubuh korban.

Anggota Badan Pencarian dan Pertolongan Kalimantan Timur mendapat informasi bahwa seekor buaya membawa anak yang mereka cari.

Melkanius Kotta, ketua tim, mengatakan: ‘Kami pikir buaya benar-benar membantu pencarian korban.

‘Tidak ada yang hilang. Semuanya utuh.’

Seorang pengamat yang tidak disebutkan namanya merekam momen luar biasa itu saat kedua pria di dalam perahu dengan cepat mengambil alih anak yang meninggal itu.

Buaya itu kemudian menghilang di bawah permukaan air.

Sekarang belum diketahui apa yang menyebabkan Muhammad tenggelam atau apakah buaya muara ada hubungannya dengan kematiannya.

Pengamatan awal diduga menunjukkan bahwa bocah laki-laki itu bukan korban reptil raksasa, tetapi secara tidak sengaja jatuh ke sungai saat bermain.

Ini adalah momen luar biasa seekor buaya membawa tubuh utuh seorang bocah lelaki berusia empat tahun ke penyelamat satu mil jauhnya dari tempat ia tenggelam di sungai di Indonesia.

Ini adalah momen luar biasa seekor buaya membawa tubuh utuh seorang bocah lelaki berusia empat tahun ke penyelamat satu mil jauhnya dari tempat ia tenggelam di sungai di Indonesia.

Reptil - biasanya salah satu pembunuh paling kejam di alam - menjatuhkan tubuhnya dengan perahu, di mana dua pria terlihat menarik tubuh bocah itu ke atas kapal.

Reptil – biasanya salah satu pembunuh paling kejam di alam – menjatuhkan tubuhnya dengan perahu, di mana dua pria terlihat menarik tubuh bocah itu ke atas kapal.

Tubuh bocah itu tidak memiliki bekas gigitan setelah buaya membawanya menyusuri sungai

Tubuh bocah itu tidak memiliki bekas gigitan setelah buaya membawanya menyusuri sungai

Buaya berenang sejauh 700 kaki berarti bahwa tubuh Muhammad dapat dipersatukan kembali dengan keluarganya

Buaya berenang sejauh 700 kaki berarti bahwa tubuh Muhammad dapat dipersatukan kembali dengan keluarganya

Setelah rekaman tersebut mendapat perhatian luas di dunia maya, banyak netizen berspekulasi bahwa buaya tersebut sengaja melahirkan Muhammad karena kasih sayang dan naluri.

Buaya membunuh rata-rata sekitar 1.000 orang per tahun tetapi umumnya tidak memburu manusia.

Menurut ResearchGate, ada 221 serangan buaya di Kalimantan antara tahun 2007 dan 2016, yang mengakibatkan 129 kematian.

Sarawak dan Kalimantan Timur memiliki jumlah serangan tertinggi yang dilaporkan.

Pada Februari tahun lalu, seorang pria dimakan hidup-hidup oleh seekor buaya saat mandi di sungai Indonesia.

Luther, 51, sedang mandi di air di provinsi Kalimantan Utara ketika seekor buaya setinggi 13 kaki menyeretnya ke bawah air saat teman-temannya mencoba menakut-nakuti hewan itu.

Tiga spesies buaya diketahui menghuni Kalimantan – buaya air asin, buaya siam dan Tomistoma.

Author: Wayne Evans